Cara Menyeleksi Induk Burung Sriti Kembang Yang Baik

Burung yang sudah berhasil ditangkap ataupun dibeli dari penangkar untuk Menyiapkan Induk Sriti Kembang tidak boleh sembarangan perlu diseleksi untuk mendapatkan induk sriti kembang yang terbaik. Kegiatan menyeleksi induk diawali dengan membedakan jantan dan betina.

Bagi masyarakat awam, membedakan jantan dan betina seriti kembang agak sulit. Namun, bagi yang sudah terbiasa, tidak sulit membedakannya karena dapat dilihat dari warna bulu dan suara. Bagi yang belum terbiasa, membedakan jantan dan betina dapat menggunakan alat deteksi.

  • Warna bulu. Dilihat sekilas warna bulu burung sriti kembang jantan dan betina seriti kembang tidak berbeda. Namun, bila diamati, warna bulu burung sriti kembang jantan lebuh cerah mengilat, sedangkan bulu burung sriti kembang betina kusam.
  • Bunyi suara burung sriti kembang jantan sangat khas, seolah sedang memanggil pasangan dengan suara pelan, tetapi berirama. Sementara itu burung sriti kembang betina hampir tidak terdengar bunyi suaranya.
  • Alat deteksi. Bila sulit membedakan dari suara maupun warna bulu, alat deteksi dapat digunakan, yaitu detektor sibas. Bentuknya seperti bola dari logam berukuran sebesar kelereng yang diikatkan benang sepanjang 30 cm. Cara kerja alat ini sangat unik. Ujung benang dipegang salah satu tangan dan dibiarkan bola logam tergantung, sedangkan tangan lainnya memegang burung yang akan dideteksi. Jarak antara burung dan bola logam sekitar 5 cm. Secara unik logam akan bergerak berputar bila burung tersebut betina ata’u bergerak horizontal bila jantan.

menyeleksi induk burung sriti yang baikBaca juga artikel menarik lainnya tentang : Teknik Jitu Menetaskan Telur Walet Dengan Induk Burung Sriti

Setelah diseleksi, induk dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin. Untuk itu, gunakan dua buah sangkar berukuran 60 cm x 70 cm. Setiap sangkar dapat diisi dengan lima ekor burung sriti kembang. Selanjutnya induk dirawat selama seminggu.

Setelah itu, pilihlah induk yang sehat, berpostur bagus, dan cukup umur sebagai induk. Sehat berarti berbadan tebal (gemuk), berbulu cerah, kotoran kental, suka berbunyi, dan nafsu makan baik. Berpostur bagus berarti berbadan tegap, dada bidang, dan leher berdiri. Sementara cukup umur berarti induk sriti kembang harus sudah berumur 8—12 bulan. Penyeleksian ini dilakukan dalam sangkar kecil berukuran 50 cm x 50 cm dan tinggi 80 cm. Setiap sangkar diisi sekitar 5—6 ekor sriti kembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>