Satu faktor dilepaskan dari sel-T yang peka dirangsang oleh antigen invitro

APA-500pxSebagai suatu molekul yang dapat larut (? reseptor sel-T), yang bukan merupakan suatu imunoglobulin dan yang menggantikan aktivitas pembantu sel-T melalui penggabungan dengan faktor limfosit-B yang terdapat pada permukaan sel sebagai molekul akseptor. Inilah mungkin yang akan memberi “tanda kedua” (Gambar- gambar 3.12 & 3. 14) yang diperlukan untuk induksi sel-B. Makrofaga mengandung pula antigen Ai yang dapat berlaku sebagai cara mengobati penyakit diabetes melitus secara alami akseptor untuk faktor sel-T yang dapat larut dan menyediakan, mekanisme melalui mana makrofaga ikut serta dalam proses koperatif. Telah ditemukan jenis-jenis  responsden rendah  yangadahubungan dengan H-2 yang tidak memiliki salah satu atau kedua-dua gen yang bertanggung jawab dalam pembentukan kedua faktor ini.

Jadi pada mencit, pada mana KHU dinamakan sebagai daerah H-2, S€rlua jenis mencit yang tergolong dalam terhadap kelompok H-2b bereaksi baik antigen polipeptida bercabang sintetik TGAL (suatu inti polisin dengan rantai samping dari polialanin yang secara acak (random) ditandai pula dengan residu campuran rirosin dan glutamil), sedangkan mencit dari jenis H-2″ kurang bereaksi. Dengan antigen sintetik yang lain (HGAL, mengandung histidin sebagai ganti tirosin) kedudukan berbalik, “responden TGAL yang kurang baik” sekarang memberikan respons antibodi yang baik dan “responden TGAL yang baik” memberikan reaksi yang lemah.

Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan sesuatu jenis tikus tertentu dalam memberikan reaksi tinggi atau rendah tergantung pada jenis antigen dan tidak merupakan sifat umum dari reaksi terhadap kompleks antigen, sama seperri yang diperlihatkan oleh mencit Biozzi (di atas). Daerah H.2 pada mencit telah dipetakan dengan baik dan daerah I yang menandai rempar gen Ri telah ditemukan di dalam kompleks ini dekat pada ujung H-2K (lihat Gambar 8.4, hal. 257). Serum-anti yang dibuat di antara jenis-jenis mencit ini telah dapat menentukan antigen Ai (antigen respons imun yang berhubungan dengan gen) yang secara umum sama dengan 3 subdaerah genetik lainnya, I-A, I-B, I-C. Gen Ri kelihatannya tidak mempengaruhi perangsangan sel-B oleh antigen yang tidak terganrung pada T tetapi lebih mengendalikan respons bersama terhadap antigen yang rergantung pada T, melalui pembuatan dua faktor Ai positif yang berlainan, masing-masing oleh sel-B dan sel-T.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>