Jika alat-alat kontraseptif tidak tersedia atau tidak dimanfaatkan (sebagaimana yang sering terjadi)

gamabarSemakin banyak kaum wanita yang terpaksa harus menyetop kehamilannya yang diluar rencana. Sekitar 35-55 kehamilan setiap tahun terpaksa dibatalkan melalui pengguguran. Jika pengguguran itu dilakukan oleh ahlinya tak lama setelah terjadi pembuahan, resiko yang dihadapi oleh wanitanya tidaklah sebesar kalau dia melahirkan. Di negara-negara maju, pengguguran legal dalam tiga bulan pertama dari kehamilan hanya kurang dari seperempat mengancam jiwa wanitanya dibanding dengan kalau dia meneruskan kehamilannya hingga melahirkan.18 Manfaat kesehatan dari pengguguran resmi dibanding dengan pemeliharaan anak d.i negara-negara miskin belum lagi didokumentasikan; akan tetapi dengan semua bahaya yang jauh lebih besar dalam pemeliharaan di tempat-tempat yang demikian, manfaatnya mungkin jauh lebih besar lagi. Sekitar dua-pertiga dari seluruh kaum wanita kini tinggal di negara-negara di mana pengguguran dipandang sebagai suatu hal yang legal atau tidak dipandang sebagai suatu kejahatan.

Walaupun kaum wanita yang berpendapatan rendah seringkali kekurangan sarana atau pengetahuan untuk mengambil manfaat dari pengguguran legal serta terjamin dan walaupun peralatan kedokteran di banyak qegara mampu memenuhi peiminfaan akan pengguguran legal, banyak kaum wanita di negara-negara yang relatif makmur dan progresif bisa dengan mudah menemukan dokter-dokter yang ahli dalam melakukannya. Bahkan di negara-negara di mana pengguguran dipandang tidak legal sekalipun, wanita kaya bisa dengan mudah menemukan dokter yang bersedia melakukan pengguguran yang terjamin secara diam-diam atau bisa melakukan perjalanan ke luarnegeri untuk melakukannya.

Akan tetapi bagi jutaan kaum wanita yang tinggal di negara-negara di mana pengguguran secara resmi dilarang, keadaannya tidaklah begitu menguntungkan. Di antara mereka ada yang terpaksa mempercayakan jiwanya kepada dokter atau dukun yang tidak ahli, bahkan ada yang berusaha sendiri untuk melakukan pengguguran dengan cara-cara yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Pengguguran secara awam sangat mengancam jiwa wanitanya. Oleh karena pengguguran demikian biasanya dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi, tak sedrang pun yang pernah mengukur resiko yang dikandungnya. Akan tetapi konsekuensi pengguguran yang dilakukan secara buruk terhadap kesehatan tak akan bisa terlepas dari pengamatan. Rumah-rumah sakit di banyak negara di mana pengguguran tidak legal senantiasa penuh dengan korban pengguguran awam, di usaha-usaha buat menyelamatkan jiwa dari kaum wanita yang malang ini memerlukan biaya kedokteran yang sangat mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>