Jasa-jasa keluarga berencana merupakan sumbangan penting ketiga bagi pengembangan kesehatan

Pada tingkat individual, kesuburan yang tidak dikekang secara langsung mengancam kesejahteraan ibu dan bayi. Pada tingkat masyarakat, kesuburan demikian akan merongrong arti dari usaha-usaha yang paling kuat sekalipun buat memberantas berbagai penyebab penyakit lingkungan. Kalau penduduk berganda,tiap dupauluh-lima atau tigapuluh tahun, sebagaimana yang kini terjadi di beberapa negara, pembangunan fasilitas air bersih dan selokan mungkin tak akan pernah mencapai hasil yang diinginkan. Peningkatan produksi pangan secara cukup pesat juga merupakan suatu hal yang sulit; dan, di beberapa daerah, jumlah penduduk yang semakin menekan yang tercermin dalam pennebangan hutan secara besar-besaran, perluasan pertanian dan peternakan ke daerah-daerah perbatasan sesungguhnya memberatkan kemampuan untuk mengobati diabetes melitus dengan resep obat tradisional menunjang kehidupan.

KB-kabatangsel

Kenaikan-kenaikan temporer dalam tingkat kematian di beberapa daerah Asia dan Afrika di awal tahun 1920-an, yang nimpaknya merupakan akibat dari tekanan nutrisi yang semakin memuncak, mungkin akan membawa malapetaka di masa-masa mendatang. Keluarga berencana tak akan bisa mengatasi masalah-masalah pembangunan dan keadilan yang mendasar, akan tetapi ia merupakan suatu unsur yang sangat penting bagi kemajuan sbsial. Alat-alat kontrasepsi yang semakin banyak digunakan akan bisa memperbaiki kesejahteraan generasi yang sekarang di samping juga memperbaiki prospek-prospek genersi yang akan datang, yang harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kita wariskan.

Keluarga berencana sangat mudah dilaksanakan di tengah-tengah iklim kemajuan ekonomi, terutama jika kemung kinan bayi dan anak-anak untuk hidup semakin tinggi. Akan tetapi banyak di antara lebih dari 300 juta pasangan yang tidik menggunakan alat-alat kontrasespsi memang tidak mempunyai pilihan lain, karena mereka tak mampu mendapatkan aiat-alat kontrasepsi yang bisa dianddlkan. Sistem “dokter tak bersepatu” dari Tiongkok, yakni kaum pria dan wanita dengan pendidikan medis formal yang ala kadarnya yang menyediakan kebersihan dan keluarga berencana dalam masyarakat mereka masing-masing – baru-baru ini telah banyak mendapatkan pengakuan. Para penganjur kesehatan tersebut sesungguhnya tidaklah benar-benar bertelanjang kaki, akan tetapi keterlibatdn mereka dengan sesamanya warga, seperti diisyaratkan pada gelar yang mereka peroleh, tidaklah ditandai dengan kemewahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>