Jarak antara molekul menjadi sangat pendek dan gaya-gaya interaksi protein tidak khusus menjadi sangat besar

Dengan mempunyai bentuk-bentuk awan elektron pelengkap pada  tempat penggabung antibodi dan permukaan penentu antigen, kedua jenis molekul akan bergabung dengan baik bagaikan lubang kunci dengan anak kuncinya (Gambar t.ll). makin besar daerah penggabungan antigen dengan obat herbal sakit kencing manis antibodi, makin besar gaya tarik di antaranya, terutama bila terdapat muatan-muatan dan gugus-gugus hidrofobik yang cocok satu sama lain.

AFINITAS ANTIBODI

45-struktur-molekul-protein-breakingmuscle.com_Penggabungan antibodi dengan permukaan penenru suaru antigen atau suatu molekul hapten monovalen (bandingkanlah dengan Gambar 1.4d) dapat lepas kembali dan kecepatan lepas ini tergantung pada kekuatan ikatan. Hal ini dapat didefinisikan melalui konstanta keseimbangan (K) reaksi berikut: [Ab] merupakan konsenrrasi tempat (site) penggabung antibodi dan [Hp] merupakan konsentrasi hapten. Bila antibodi dan hapten sangar rapat ikatannya, keseimbangan akan tergeser ke kanan; antibodi yang sangat erat ikatannya pada hapten dinamakan antibodi berafinitas tinggi. pada suatu konsenirasi tertentu hapten bebas [Hpc] yang setengah dari tempat penggabung antibodinya telah berada dalam ikatan dengan hapten, maka [AbHp] =[Ab] dan K = 1/[Hpc], yaitu K sama dengan peibandingan terbalik konsentrasi hapten bebas pada titik keseimbangan pada waktu setengah tempat penggabung antibodi berada dalam bentuk terikat.

Dengan kata lain, bila sesuatu antibodi mempunyai suatu konstanta afinitas tinggi dan mengikat hapten dengan erat, maka hanya diperlukan konsentrasi hapten yang rendah untuk mengikat setengah dari antibodi. Konstanta afinitas yang dapat ditentukan dengan cara-cara seperti pada Gambar 1 . 8, dapat mencapai nilai setinggi 1010 liter/mol. Analisa ikatan pada pelbagai konsentrasi hapten umumnya menunjukkan heterogenitas pada airtibodi yang dibentuk tubuh.

Ini menunjukkan bahwa kebanyakan serum-anri, juga yang dibentuk terhadap antigen dengan struktur sederhana, mengandung pelbagai jenis antibodi dengan beraneka afinitas ikatannya, tergantung pada daerah kontak antara antibodi dan permukaan penentu antigen, kerapatan ikatan antibodi-antigen (Gambar 1.9), dan pembagian gugus-gugus bermuatan dan hidrofobik. Bila diingat bahwa permukaan penentu antigen ddak bersifat dua dimensi tetapi mempunyai bentuk awan elektron tiga dimensi, dapatlah dimengerti bahwa antibodi menghadapi pelbagai bentuk berlainan, meskipun terhadap satu permukaan penentu, terganrung dari arah mana molekul antibodi mendekati antigen. Suatu faktor lain perlu pula diperhatikan; molekul antibodi dalam batas rertentu mungkin dapat menyesuaikan diri pada bentuk permukaan penenru antigen dan Kabat telah menarik perhatian pada jumlah glisin yang luar biasa di sekitar daerah penggabungan, yang.dapat memberi fleksibilitas tinggi pada bentuk itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>